
Jakarta — Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemda Provinsi Jabar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026, ajang penghargaan bergengsi yang diselenggarakan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah yang berhasil mengembangkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah secara inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia sekaligus tokoh ekonomi syariah nasional, K.H. Ma’ruf Amin, kepada perwakilan Pemda Provinsi Jawa Barat pada malam penganugerahan Anugerah Adinata Syariah 2026.
Sejak awal rangkaian pengumuman penghargaan, Jawa Barat tampil dominan dengan meraih prestasi pada berbagai kategori penilaian. Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi Jawa Barat dalam memperkuat pembangunan ekonomi dan keuangan syariah yang terintegrasi dengan program pembangunan daerah.
Pada kategori Sekolah Pelopor Ekonomi Syariah, Jawa Barat meraih peringkat kedua. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Selanjutnya, Jawa Barat berhasil meraih peringkat pertama pada kategori Pariwisata Ramah Muslim, yang kembali diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri sebagai bentuk apresiasi atas pengembangan destinasi wisata yang mendukung kebutuhan wisatawan muslim.
Masih dalam kelompok penghargaan yang diserahkan Menteri Dalam Negeri, Jawa Barat juga meraih peringkat kedua pada kategori Pertumbuhan Pelaku Usaha Bersertifikasi Halal serta peringkat pertama pada kategori Inkubasi Bisnis Usaha Syariah.
Prestasi Jawa Barat berlanjut pada kategori Inovasi Ekonomi dan Keuangan Syariah dengan meraih peringkat kedua. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Departemen Pengendalian Kualitas dan Pengembangan Pengawasan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ismail Riadi.
Pada kategori Inklusi Keuangan Syariah di Lingkungan Pemerintah Daerah, Jawa Barat meraih peringkat kelima. Sementara pada kategori Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat, Jawa Barat memperoleh peringkat ketiga. Kedua penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Jawa Barat kembali mencatatkan capaian pada kategori Nilai Ekspor Halal dengan meraih peringkat keempat dan berhasil menjadi peringkat pertama pada kategori Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah.
Dominasi Jawa Barat semakin terlihat ketika berhasil meraih peringkat pertama pada kategori Rencana Aksi Daerah, yang penghargaannya diserahkan oleh Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Bappenas, Kurniawan Aryadi.
Pada sektor keuangan sosial syariah, Jawa Barat kembali menjadi yang terbaik melalui perolehan peringkat pertama kategori Zakat, Infak, dan Sedekah. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Sekretariat KNEKS, Arif Wibisono.
Tidak berhenti di situ, Jawa Barat juga meraih peringkat pertama pada kategori Ekonomi Pesantren. Penghargaan diserahkan oleh Boy Rafli Amar yang mewakili Menteri Koperasi.
Secara keseluruhan, Jawa Barat berhasil membawa pulang 12 penghargaan, terdiri dari lima penghargaan peringkat pertama, tiga penghargaan peringkat kedua, satu penghargaan peringkat ketiga, satu penghargaan peringkat keempat, dan satu penghargaan peringkat kelima.
Dalam sambutannya, K.H. Ma’ruf Amin menyampaikan apresiasi atas capaian Jawa Barat yang berhasil menjadi juara umum tahun ini. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen, kolaborasi, dan inovasi yang dilakukan pemerintah daerah dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah.
Keberhasilan meraih Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026 semakin memperkuat posisi Jawa Barat sebagai salah satu daerah terdepan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional. Capaian ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus memperkuat ekosistem halal, pemberdayaan pesantren, pengembangan usaha syariah, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan menyejahterakan masyarakat.
HUMAS BIREK
Penulis: HUMAS



