
Bandung — Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Biro Perekonomian menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Kelurahan Andir, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Jawa Barat yang menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk bergerak cepat membantu para pengungsi melalui unggahan di akun media sosial pribadinya.
Penyaluran bantuan kali ini dilakukan langsung oleh Kepala Biro Perekonomian bersama Kepala Bagian Tata Usaha serta jajaran. Bantuan yang disalurkan berupa 100 nasi box untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para warga terdampak banjir.

Bantuan tersebut diterima oleh warga di sejumlah wilayah terdampak, yakni RW 1, 2, 3, 6, 7, 8, dan 10 di Kelurahan Andir. Berdasarkan pendataan di lapangan, jumlah warga terdampak di wilayah tersebut mencapai kurang lebih 4.000 Kepala Keluarga (KK).
Bencana banjir yang kembali melanda kawasan Dayeuhkolot diakibatkan oleh meluapnya aliran sungai serta tingginya intensitas curah hujan. Genangan air yang terjadi tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Selain menyebabkan kerusakan pada rumah dan fasilitas umum, banjir juga menyisakan lumpur di jalan dan gang permukiman yang membutuhkan penanganan segera.
Di tengah kondisi tersebut, kebutuhan warga tidak hanya terbatas pada makanan siap saji. Di lapangan, sejumlah kebutuhan mendesak turut menjadi perhatian, di antaranya penyemprotan air untuk membersihkan lumpur di lingkungan permukiman, ketersediaan air minum khususnya air minum dalam kemasan (AMDK), selimut, serta perlengkapan dasar lainnya untuk mendukung aktivitas warga pascabencana.

Kepala Biro Perekonomian menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat saat menghadapi kondisi darurat.
“Ini adalah bagian dari langkah cepat kami dalam menindaklanjuti arahan Bapak Gubernur agar seluruh perangkat daerah turut hadir dan berkontribusi langsung membantu masyarakat. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga terdampak,” ujarnya.
Selain menyalurkan bantuan nasi box, Biro Perekonomian juga melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan, kecamatan, serta unsur kewilayahan untuk memastikan pendataan kebutuhan lanjutan dapat dilakukan secara tepat sasaran. Sinergi antarperangkat daerah terus diperkuat untuk mendukung percepatan pemulihan pascabanjir.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap seluruh upaya yang dilakukan dapat membantu proses pemulihan lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat Dayeuhkolot. Ke depan, Pemprov Jabar juga terus mendorong penguatan langkah-langkah mitigasi bencana, perbaikan sistem drainase, serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu-membahu, menjaga solidaritas, serta memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi dan memulihkan dampak bencana banjir.
HUMAS BIREK
Penulis: HUMAS



